Menginap di Hotel atau Apartemen Saat Liburan Dengan Keluarga? Simak Ulasan Berikut!

Menikmati liburan panjang bersama keluarga mungkin sudah menjadi agenda rutin bagi Anda. Selain melepas penat akibat rutinitas, tentunya menikmati family time sangat baik untuk keharmonisan Anda dan keluarga. Oleh karena itu merencanakan agenda dan tujuan wisata sebaiknya sudah jauh-jauh hari Anda persiapkan. Hal yang paling utama ialah masalah penginapan yang ingin digunakan untuk sebagai akomodasi saat berada di kota tujuan.


Agar Anda tidak bingung berikut adalah pertimbangan akan memilih hotel atau apartemen untuk menginap selama liburan.

Mengenal Lebih Mendalam Tentang Apartemen dan Hotel

Kebutuhan tempat menginap dalam agenda liburan memang dinilai penting sehingga Anda bisa menentukan liburan dalam rangka bisnis atau liburan panjang rutin bersama keluarga. Apartemen menjadi pilihan terbaik apabila Anda hanya perlu beberapa hari untuk menikmati beragam wisata dan keindahan alam di tempat tujuan. Apartemen memiliki beragam fasilitas dan koleksi barang hampir sama dengan rumah Anda seperti, lemari es, televisi dan lainnya.

Apabila Anda ingin menginap di hotel lebih baik dalam rangka perjalanan bisnis. Kenapa demikian? Hal ini karena fasilitas dan pelayanannya sangat berkelas. Pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran memerlukan tempat yang nyaman dengan beragam kebutuhan sudah disiapkan. Misalnya saja saat jam sarapan pagi akan ada pelayan hotel yang menyiapkan hidangan untuk Anda.

Sebenarnya, masalah pilihan untuk menghemat pengeluaran terlalu banyak Anda bisa memilih apartemen sebagai solusinya. Namun semua itu kembali pada kemampuan finansial dan keinginan Anda untuk mendapatkan fasilitas terbaik bagi keluarga. Berikut beberapa alasan kenapa apartemen lebih disarankan untuk dipilih sebagai tempat menginap liburan Anda. 

Biaya Terjangkau 

Harga apartemen jauh lebih murah jika dibandingkan hotel  per malamnya. Apalagi jika liburan kali ini Anda mengajak serta keluarga besar yang tentu saja akan membutuhkan banyak kamar jika harus menginap di hotel. Namun, tetap perhatikan budget ya! Carilah apartemen yang memberikan harga sewa terjangkau.

Lokasi 

Hotel biasanya berada di wilayah perkotaan maupun tempat-tempat yang memiliki nilai ekonomi yang sangat menguntungkan sehingga agak sulit bagi Anda menemukan makanan terjangkau. Berbeda dengan apartemen, Anda bisa memilih mencari apartemen yang letaknya dekat dengan jalan raya, perumahan maupun restoran. 

Demikianlah ulasan mengenai hal-hal yang bisa dijadikan pertimbangan apakah lebih baik menginap di hotel atau apartemen. Keduanya sama-sama menawarkan kenyamanan, tapi tidak semua hotel dan apartemen mematok harga yang terjangkau. Kecuali jika Anda sudah jauh-jauh hari mencari informasi tentang tarif hotel atau apartemen, jadi masih memungkinkan untuk melakukan riset sederhana sehingga menemukan tempat menginap yang harganya murah meriah.

Share:

2 Orang ini Sukses Berbisnis Dengan Memanfaatkan Barang Bekas

Barang bekas seringkali dinilai sebagai sampah yang tidak memiliki nilai guna. Jika pun bernilai, seringkali orang-orang menghargai barang bekas dengan nilai yang rendah. Padahal barang bekas jika dikelola dengan tepat mampu memberikan banyak manfaat serta menghasilkan banyak keuntungan. Ya, apabila dikelola dengan tekun dan penuh kreatifitas, barang bekas bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan untuk masa depan.


Di Indonesia, ada banyak pemuda yang memanfaatkan peluang bisnis pengelolaan barang bekas ini dan menyulapnya menjadi pundi-pundi rupiah. Bahkan tak sedikit pemuda Indonesia kini menjadi jutawan setelah berhasil mengelola usaha pemanfaatan barang bekas ini.

Mau tahu siapa saja mereka? berikut adalah dua pemuda asal Indonesia yang sukses menjadi jutawan setelah berhasil merubah barang bekas menjadi barang yang bernilai jual tinggi.

1. Nuryanto, asal Borobudur

Nuranto adalah pemuda asal Borobudur yang hobi mengubah barang bekas atau limbah menjadi kerajinan tangan. Dalam kamus hidup laki-laki paruh baya ini, tak pernah ada istilah “mati dalam berkreasi”. Hingga kini, ia sudah menciptakan banyak sekali benda-benda bernilai jual tinggi hasil dari kreativitasnya dalam mengelola limbah. 

Beberapa diantaranya adalah stik es krim bekas, sisa kayu produksi, bahkan beberapa waktu belakangan Ia mampu mengelola limbah abu dari Gunung Merapi menjadi cendera mata. Kini, Nuryanto telah memiliki sebuah galeri seni yang beralamat di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur. 

Galeri seni bernama Lidiah Art ini kini memiliki lebih dari 1000 jenis kerajinan mulai dari gantungan kunci, miniatur candi, gelang dengan bahan fiber, hingga setir mobil. Kini Ia telah memiliki omset ratusan juta dari kreatifitasnya tersebut.

2. Zulfikar, asal Watampone

Pria kelahiran tahun 1990 yang akrab disapa Fikar ini telah berhasil mengelola limbah plastik dan kardus dan merubahnya menjadi berbagai macam kerajinan unik sejak tahun 2013. Bergerak mengubah limbah dengan label Flowerindo Green, Ia mampu menciptakan beragam pohon hias, replika bonsai, hingga lampu hias ramah lingkungan. 

Berkat kelihaiannya dalam mengelola limbah, produk-produk tersebut tercipta menjadi produk yang tidak hanya unik, namun juga memiliki nilai jual tinggi. Dalam kurun waktu 4 bulan saja, modalnya sudah kembali. Bahkan, berkat ketekunannya mengelola bisnis pemanfaatan limbah ini, Ia kini telah menjadi jutawan karena produknya banyak diminati orang dan terjual dengan harga tinggi.

Wah, ternyata jika kita mau berfikir kreatif untuk memanfaatkan barang bekas, ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Gimana? tertarik mencoba?


Share:

Terkini

Label