Tips SehatQ.com : Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Medical Check-Up

Anda mungkin sering mendengar istilah Medical Check-Up (MCU). Tapi, apakah Anda sudah tahu kapan sebaiknya Anda mulai melakukan MCU? Apa saja yang diperiksa saat Medical Check-Up ini? Untuk menjawab segala pertanyaan Anda tentang MCU, mari kita simak hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Medical Check-up yang dikutip dari laman SehatQ.com berikut ini.


Kapan harus melakukan medical check-up?

Medical Check-up bisa dilakukan mulai umur 18 tahun. Sebenarnya, kebutuhan MCU bagi tiap-tiap orang itu berbeda tergantung pada kondisi kesehatannya. Untuk orang berusia di bawah 40 tahun yang tidak sedang dalam perawatan intensif karena penyakit tertentu, seperti diabetes dan darah tinggi, dianjurkan untuk melakukan MCU lima tahun sekali. Sedangkan untuk yang berusia di atas 40 tahun, dianjurkan melakukan MCU setiap 3 tahun sekali atau bahkan satu tahun sekali.

Untuk yang riwayat kesehatannya berbeda, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang menanganinya. Pertimbangan melakukan MCU tidak hanya didasarkan atas kondisi kesehatan orang tersebut, melainkan juga pertimbangan biaya MCU yang tidak sedikit.

Yang diperiksa saat medical check-up

Mungkin Anda termasuk yang bertanya-tanya, apa saja yang diperiksa saat medical check-up? Sebelum memeriksa berbagai organ yang ada dalam tubuh Anda, dokter akan melakukan anamnesa, yaitu wawancara medis terkait dengan kondisi kesehatan Anda. Pertanyaan yang diajukan seputar pola makan, rutinitas olahraga, konsumsi alkohol, rokok, dan obat-obatan lainnya. Jawablah dengan jujur agar dokter juga memiliki gambaran utuh terkait kondisi kesehatan Anda.

Setelah melakukan anamnesa, Anda akan melakukan berbagai pemeriksaan fisik, meliputi:

1. Pemeriksaan organ jantung

Untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung, akan dilakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi :

- Tekanan darah
- Tes kolesterol dan trigliserida
- Elektrokardiogram
- Mengukur berat badan ideal

2. Pemeriksaan gula darah

Pemeriksaan gula darah berguna untuk mendeteksi potensi seseorang terkena penyakit diabetes. Biasanya, dokter akan meminta Anda untuk berpuasa beberapa jam sebelum melakukan tes.

Selain melakukan pemeriksaan medis, dokter juga akan mencari tahu apakah Anda termasuk orang dengan risiko tinggi terkena diabetes. Faktor risiko ini bisa didapatkan dari faktor keturunan, obesitas, usia, tekanan darah tinggi, jarang berolahraga, dan sebagainya.

3. Pemeriksaan saluran cerna

Saluran cerna juga menjadi salah satu yang diperiksa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan kanker usus. Pemeriksaan saluran cerna ini dilakukan dengan cara memasukkan alat khusus ke dalam dubur untuk mengetahui kondisi usus Anda atau yang disebut dengan kolonoskopi. 

4. Pemeriksaan organ mata

Selanjutnya adalah pemeriksaan organ mata. Dikutip dari laman SehatQ.com, MCU pada organ mata ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan masalah pada mata, misalnya katarak, glaukoma, retinopatik diabetik, hingga degenerasi makula.

5. Pemeriksaan kondisi tulang

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui potensi seseorang mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang. Bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun, pemeriksaan ini sangat dianjurkan untuk mengukur kepadatan tulang Anda.

Itulah 5 jenis pemeriksaan yang biasanya dilakukan saat Medical Check-up. Selain kelima pemeriksaan tersebut, masih ada jenis pemeriksaan lainnya, seperti pemeriksaan THT, tes darah, pernapasan, foto x-ray dada, tes buta warna, dan sebagainya. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan untuk MCU pre-employment atau perekrutan tenaga kerja.

Jika Anda masih bingung terkait prosedur Medical check-up, Anda bisa tanya dokter melalui laman SehatQ.com. Tidak perlu ke rumah sakit atau ke klinik hanya untuk bertanya-tanya soal MCU ini. Cukup mengunduh dan memasang aplikasi SehatQ di smartphone Anda, Anda bisa mendapatkan banyak informasi terkait MCU dan informasi lainnya dari dunia kesehatan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk konsultasi secara online melalui fitur Chat Dokter.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini