8 Aksesoris Penting di Dalam Mobil yang Wajib Anda Miliki

Aksesoris menjadi hal penting yang bisa menghiasi desain interior mobil kesayangan Anda. Tetapi aksesoris yang terlalu banyak tentu bisa menciptakan masalah kenyamanan Anda sendiri. Sebaiknya Anda memilah mana barang yang wajib ada dalam mobil dan mana yang tidak diperlukan atau bisa Anda buang saja. Kenyamanan menjadi hal utama yang wajib diperhatikan pecinta otomotif, bukan? 

Berikut rekomendasi aksesoris yang bisa Anda letakkan di dalam mobil favorit:


1. GPS 

GPS atau Global Positioning System merupakan aksesoris yang wajib ada di semua kendaraan baik mobil atau motor. Fungsi fitur navigasi sangat membantu Anda dalam menentukan arah dan posisi yang tepat. Meskipun ponsel memiliki fitur GPS, Anda wajib mempertimbangkan GPS yang tidak memakan pulsa operator ini. 

2. Ponsel atau GPS holder

Holder atau tempat meletakkan ponsel dan GPS yang bisa diletakkan di kabin strategis sangat membantu Anda saat menggunakan fitur navigasi. Peletakkan di tempat yang tidak mengganggu berkendara sangat perlu diperhatikan. Ada baiknya pengemudi menepi lebih dulu kalau ingin mengoperasikan ponsel atau GPS tanpa terganggu. 

3. Multi USB Charger

Aksesoris otomotif yang wajib Anda letakkan di dalam mobil adalah multi USB charger. Semua orang tidak bisa lepas dari gawai sehingga keberadaan slot yang bisa mengisi ulang daya ponsel sangat diperlukan, bukan? 

4. Kamera mobil 

Jika terjadi risiko pencurian atau kejadian yang tidak diinginkan, kamera mobil bisa memberikan rekaman apa yang sebenarnya terjadi. Anda wajib meletakkan kamera di dalam mobil yang bisa memantau suasana kabin. Bisa pula diletakkan di kabin yang menghadap keluar. Saat Anda meninggalkan mobil di tempat parkir, kamera tetap bisa mengintai sekeliling kendaraan. 

5. Layar monitor 

Anda memiliki jenis kendaraan MPV yang digunakan sebagai mobil keluarga? Jangan lupa meletakkan layar monitor di dalam mobil pribadi, ya! Apalagi anak-anak di dalam mobil yang tetap bisa menyaksikan acara televisi favorit sehingga tidak mengganggu konsentrasi Anda dalam berkendara. 

6. Portable vacuum cleaner

Benda berupa vacuum cleaner yang bisa dibawa ke mana saja memang wajib ada di dalam mobil. Anda bisa menggunakan aksesoris mobil untuk membersihkan sisa bekas makanan, debu atau kotoran yang menempel pada jok dan bagian mobil yang lain. Tinggal pilih vacuum cleaner yang menggunakan baterai bawaan atau memanfaatkan soket listrik yang ada di dalam mobil. 

7. Tempat sampah mini

Pastikan Anda membeli tempat sampah mini yang siap menampung sampah atau kotoran selama melakukan perjalanan. Anda yang mengajak anak-anak dalam perjalanan jarak jauh wajib membawa benda ini. Sampah yang berserakan di jok atau bagian tertentu yang sulit dibersihkan bisa menimbulkan aroma kabin yang tidak sedap. 

8. Air purifier 

Ingin mendapatkan kenyamanan berkendara dengan kualitas udara di dalam mobil yang terjaga dengan baik, maka pastikan Anda memiliki air purifier. Jenis mobil tertentu telah dilengkapi fitur menarik ini, namun Anda bisa membeli di toko aksesoris mobil dengan harga yang beragam. Air purifier bisa memberikan kenyamanan dan menjaga kesehatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan jarak jauh. 

Tentu masih ada banyak aksesoris mobil lain yang wajib Anda miliki agar berkendara bisa tetap  aman dan nyaman. Pastikan Anda memilih aksesoris yang bermanfaat dan tidak membuat kabin menjadi lebih sempit sebab menampung lebih banyak barang. 

Dapatkan aksesoris otomotif terbaru dengan harga termurah di toko offline atau online yang terpercaya. Dengan memilih aksesoris yang tepat bisa membuat mobil Anda lebih berkualitas digunakan untuk touring bersama keluarga. 

Share:

Tips SehatQ.com : Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Medical Check-Up

Anda mungkin sering mendengar istilah Medical Check-Up (MCU). Tapi, apakah Anda sudah tahu kapan sebaiknya Anda mulai melakukan MCU? Apa saja yang diperiksa saat Medical Check-Up ini? Untuk menjawab segala pertanyaan Anda tentang MCU, mari kita simak hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Medical Check-up yang dikutip dari laman SehatQ.com berikut ini.


Kapan harus melakukan medical check-up?

Medical Check-up bisa dilakukan mulai umur 18 tahun. Sebenarnya, kebutuhan MCU bagi tiap-tiap orang itu berbeda tergantung pada kondisi kesehatannya. Untuk orang berusia di bawah 40 tahun yang tidak sedang dalam perawatan intensif karena penyakit tertentu, seperti diabetes dan darah tinggi, dianjurkan untuk melakukan MCU lima tahun sekali. Sedangkan untuk yang berusia di atas 40 tahun, dianjurkan melakukan MCU setiap 3 tahun sekali atau bahkan satu tahun sekali.

Untuk yang riwayat kesehatannya berbeda, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang menanganinya. Pertimbangan melakukan MCU tidak hanya didasarkan atas kondisi kesehatan orang tersebut, melainkan juga pertimbangan biaya MCU yang tidak sedikit.

Yang diperiksa saat medical check-up

Mungkin Anda termasuk yang bertanya-tanya, apa saja yang diperiksa saat medical check-up? Sebelum memeriksa berbagai organ yang ada dalam tubuh Anda, dokter akan melakukan anamnesa, yaitu wawancara medis terkait dengan kondisi kesehatan Anda. Pertanyaan yang diajukan seputar pola makan, rutinitas olahraga, konsumsi alkohol, rokok, dan obat-obatan lainnya. Jawablah dengan jujur agar dokter juga memiliki gambaran utuh terkait kondisi kesehatan Anda.

Setelah melakukan anamnesa, Anda akan melakukan berbagai pemeriksaan fisik, meliputi:

1. Pemeriksaan organ jantung

Untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung, akan dilakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi :

- Tekanan darah
- Tes kolesterol dan trigliserida
- Elektrokardiogram
- Mengukur berat badan ideal

2. Pemeriksaan gula darah

Pemeriksaan gula darah berguna untuk mendeteksi potensi seseorang terkena penyakit diabetes. Biasanya, dokter akan meminta Anda untuk berpuasa beberapa jam sebelum melakukan tes.

Selain melakukan pemeriksaan medis, dokter juga akan mencari tahu apakah Anda termasuk orang dengan risiko tinggi terkena diabetes. Faktor risiko ini bisa didapatkan dari faktor keturunan, obesitas, usia, tekanan darah tinggi, jarang berolahraga, dan sebagainya.

3. Pemeriksaan saluran cerna

Saluran cerna juga menjadi salah satu yang diperiksa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan kanker usus. Pemeriksaan saluran cerna ini dilakukan dengan cara memasukkan alat khusus ke dalam dubur untuk mengetahui kondisi usus Anda atau yang disebut dengan kolonoskopi. 

4. Pemeriksaan organ mata

Selanjutnya adalah pemeriksaan organ mata. Dikutip dari laman SehatQ.com, MCU pada organ mata ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan masalah pada mata, misalnya katarak, glaukoma, retinopatik diabetik, hingga degenerasi makula.

5. Pemeriksaan kondisi tulang

Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui potensi seseorang mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang. Bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun, pemeriksaan ini sangat dianjurkan untuk mengukur kepadatan tulang Anda.

Itulah 5 jenis pemeriksaan yang biasanya dilakukan saat Medical Check-up. Selain kelima pemeriksaan tersebut, masih ada jenis pemeriksaan lainnya, seperti pemeriksaan THT, tes darah, pernapasan, foto x-ray dada, tes buta warna, dan sebagainya. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan untuk MCU pre-employment atau perekrutan tenaga kerja.

Jika Anda masih bingung terkait prosedur Medical check-up, Anda bisa tanya dokter melalui laman SehatQ.com. Tidak perlu ke rumah sakit atau ke klinik hanya untuk bertanya-tanya soal MCU ini. Cukup mengunduh dan memasang aplikasi SehatQ di smartphone Anda, Anda bisa mendapatkan banyak informasi terkait MCU dan informasi lainnya dari dunia kesehatan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk konsultasi secara online melalui fitur Chat Dokter.

Share:

Terkini