2 Orang ini Sukses Berbisnis Dengan Memanfaatkan Barang Bekas

Barang bekas seringkali dinilai sebagai sampah yang tidak memiliki nilai guna. Jika pun bernilai, seringkali orang-orang menghargai barang bekas dengan nilai yang rendah. Padahal barang bekas jika dikelola dengan tepat mampu memberikan banyak manfaat serta menghasilkan banyak keuntungan. Ya, apabila dikelola dengan tekun dan penuh kreatifitas, barang bekas bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan untuk masa depan.


Di Indonesia, ada banyak pemuda yang memanfaatkan peluang bisnis pengelolaan barang bekas ini dan menyulapnya menjadi pundi-pundi rupiah. Bahkan tak sedikit pemuda Indonesia kini menjadi jutawan setelah berhasil mengelola usaha pemanfaatan barang bekas ini.

Mau tahu siapa saja mereka? berikut adalah dua pemuda asal Indonesia yang sukses menjadi jutawan setelah berhasil merubah barang bekas menjadi barang yang bernilai jual tinggi.

1. Nuryanto, asal Borobudur

Nuranto adalah pemuda asal Borobudur yang hobi mengubah barang bekas atau limbah menjadi kerajinan tangan. Dalam kamus hidup laki-laki paruh baya ini, tak pernah ada istilah “mati dalam berkreasi”. Hingga kini, ia sudah menciptakan banyak sekali benda-benda bernilai jual tinggi hasil dari kreativitasnya dalam mengelola limbah. 

Beberapa diantaranya adalah stik es krim bekas, sisa kayu produksi, bahkan beberapa waktu belakangan Ia mampu mengelola limbah abu dari Gunung Merapi menjadi cendera mata. Kini, Nuryanto telah memiliki sebuah galeri seni yang beralamat di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur. 

Galeri seni bernama Lidiah Art ini kini memiliki lebih dari 1000 jenis kerajinan mulai dari gantungan kunci, miniatur candi, gelang dengan bahan fiber, hingga setir mobil. Kini Ia telah memiliki omset ratusan juta dari kreatifitasnya tersebut.

2. Zulfikar, asal Watampone

Pria kelahiran tahun 1990 yang akrab disapa Fikar ini telah berhasil mengelola limbah plastik dan kardus dan merubahnya menjadi berbagai macam kerajinan unik sejak tahun 2013. Bergerak mengubah limbah dengan label Flowerindo Green, Ia mampu menciptakan beragam pohon hias, replika bonsai, hingga lampu hias ramah lingkungan. 

Berkat kelihaiannya dalam mengelola limbah, produk-produk tersebut tercipta menjadi produk yang tidak hanya unik, namun juga memiliki nilai jual tinggi. Dalam kurun waktu 4 bulan saja, modalnya sudah kembali. Bahkan, berkat ketekunannya mengelola bisnis pemanfaatan limbah ini, Ia kini telah menjadi jutawan karena produknya banyak diminati orang dan terjual dengan harga tinggi.

Wah, ternyata jika kita mau berfikir kreatif untuk memanfaatkan barang bekas, ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Gimana? tertarik mencoba?


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini