5 Tips Liburan ke Luar Negeri dengan Budget Terbatas

Asuransi perjalanan merupakan hal pertama yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk liburan ke luar negeri. Ada beberapa negara tujuan yang mewajibkan turis memiliki asuransi, lho! Kalau dana yang Anda miliki terbatas, bisa mengelola keuangan dengan menerapkan beberapa tips penting berikut ini. 

https://www.cekaja.com/asuransi-perjalanan/

1. Pemilihan waktu yang tepat 

Kalau Anda ingin menikmati liburan ke luar negeri dengan harga murah, sebaiknya tidak memilih peak season. Semakin banyak orang yang pergi berlibur pada waktu yang sama, semakin besar pengeluaran Anda nanti. Pilih waktu yang tidak begitu diminati banyak orang seperti musim dingin. Hal ini sangat berpengaruh terhadap biaya akomodasi traveling ke luar negeri. 

2. Pilih negara yang bebas visa

Kalau ingin menghemat biaya pengeluaran selama liburan, pilih negara yang berada di kawasan ASEAN atau negara yang menetapkan bebas visa untuk turis Indonesia. Pilihan negara yang memiliki kebijakan Visa On Arrival bisa pula Anda pertimbangkan. 

3. Memanfaatkan promo yang menarik 

Cari informasi lebih lengkap seputar traveling ke luar negeri agar Anda bisa mengelola finansial. Manfaatkan promo tiket pesawat yang murah, promo penginapan atau akomodasi pendukung yang lain. 

4. Menentukan destinasi wisata gratis 

Kalau ingin lebih hemat biaya traveling, pilih destinasi wisata yang tidak mematok biaya alias gratis. Setidaknya Anda bisa menghemat anggaran untuk membayar tiket masuk lokasi wisata. Jangan lupa menggunakan sarana transportasi publik yang lebih murah, ya!

5. Menghemat pengeluaran selama di negara lain

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran selama di negara lain seperti makan, hiburan dan belanja oleh-oleh. Jangan lupa mendaftar asuransi perjalanan agar Anda bisa meminimalisir risiko kerugian akibat kehilangan barang-barang di luar negeri. 

Menyesuaikan budget liburan sesuai dengan kebutuhan harus Anda lakukan untuk menikmati traveling ke luar negeri dengan biaya terbatas. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan agar Anda tidak kelabakan jelang keberangkatan nanti. Persiapan jauh hari bisa memberikan peluang perjalanan wisata ke luar negeri lebih lancar, aman dan nyaman. Untuk mendukung perjalanan wisata ke luar negeri, sebaiknya segera daftarkan diri ke pihak asuransi perjalanan yang terpercaya di https://www.cekaja.com/asuransi-perjalanan/. Yuk, liburan seru ke luar negeri bareng orang-orang tercinta!


Share:

Tata Cara Mendaftar BPJS Kesehatan untuk Para Peserta BPJS Mandiri

Sebagai negara yang luas dengan banyak penduduk di dalamnya, Indonesia tentu memerlukan sebuah sistem kesehatan yang dirasa dapat meningkatkan kesejahteraan para warganya. Oleh karena itu, JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional digalakkan Pemerintah sejak beberapa tahun silam. Nah bagi Anda yang belum terdaftar di JKN, yuk lihat tata cara mendaftar sekaligus cek BPJS untuk para peserta mandiri.


Apa itu BPJS?

Kesehatan memang menjadi suatu hal yang sangat penting dan tidak bisa disepelekan. Pasalnya, semakin Anda sehat, maka akan semakin lancar segala urusan dan aktivitas Anda. Sebaliknya, semakin Anda jauh dari kata sehat, maka semakin banyaknya biaya dan waktu yang harus dikorbankan. Bagaimana tidak, biaya-biaya ini digunakan tidak hanya untuk konsultasi dokter, tapi juga biaya obat dan rawat inap.

Nah, agar Anda terhindar dari itu semua, maka pemerintah mengenalkan program BPJS Kesehatan. Sistem yang diresmikan pada tanggal 1 Januari 2014 ini cukup simpel prosedurnya, yakni Anda hanya perlu membayar tiap bulan untuk satu keluarga dan ketika ada salah satu anggota keluarga atau Anda yang sakit, maka seluruh biaya pengobatan dari rawat jalan hingga rawat inap akan ditanggung BPJS.

Tata Cara Mendaftar dan Cek BPJS

Bagi Anda yang belum memiliki program ini dan ingin mendaftar, tenang saja. Pasalnya, sekarang ini prosesnya sangat dipermudah. Anda bahkan memiliki dua pilihan model pendaftaran, yakni melalui sistem online atau melalui kantor BPJS langsung di kota-kota Anda. Nah, di kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara keikutsertaan dan cek BPJS Mandiri.

Adapun untuk prosedur cara mendaftar BPJS adalah sebagai berikut, yaitu yang pertama calon peserta perorangan mendaftar ke kantor BPJS Kesehatan yang ada di kota Anda. Kemudian, calon peserta tersebut mendaftarkan seluruh anggota keluarganya yang tercatat di dalam KK dengan mengisi Formulir DIP atau Daftar Isian Peserta. Beberapa dokumen yang perlu dilampirkan adalah fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi buku tabungan, dan Pas Foto.

Ada beberapa kelas perawatan yang bisa Anda pilih sesuai kemampuan, yakni mulai dari kelas I, II, dan III. Tentunya, besaran biaya iuran yang harus Anda bayarkan pun berbeda-beda. Untuk kelas I Mandiri, Anda akan dikenakan iuran sebesar Rp 160.000 per jiwa, sedangkan untuk kelas II, Anda akan dikenai iuran sebesar Rp 110.000 per jiwa. Terakhir dan yang paling ringan, Anda hanya akan dikenai iuran sebesar Rp 42.000 saja per jiwa di kelas III.

Jika prosedur pendaftaran sudah selesai, maka Anda akan memperoleh nomor VA atau Virtual Account yang bisa Anda gunakan untuk membayar iuran ke bank. Mulai dari BRI, BNI, hingga Mandiri bisa Anda pilih sebagai tempat membayar. Selanjutnya, bukti bayar bisa Anda simpan dan kartu akan dikirimkan ke rumah Anda.

Setelah Anda sudah membayar dan kartu sudah aktif serta sudah dikirimkan, maka langkah selanjutnya adalah rutin membayar iuran tiap bulan. Jangan sampai telat ya. Pasalnya, kartu Anda bisa tidak aktif dan jika Anda berobat, maka Anda perlu membayar tunggakan terlebih dahulu.

Nah, cara agar tidak telat adalah Anda rutin melakukan cek. Anda bisa mengecek BPJS Anda via online, mulai dari aplikasi JKN hingga platform pembayaran seperti blibli.com. Selain mudah dalam mengecek dan melakukan pembayaran, ada keuntungan lain jika Anda memakai Blibli.com, yakni Anda akan mendapat berbagai promo menarik.

Demikianlah ulasan mengenai tata cara pendaftaran dan cek BPJS Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) alias Mandiri. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Share:

Menginap di Hotel atau Apartemen Saat Liburan Dengan Keluarga? Simak Ulasan Berikut!

Menikmati liburan panjang bersama keluarga mungkin sudah menjadi agenda rutin bagi Anda. Selain melepas penat akibat rutinitas, tentunya menikmati family time sangat baik untuk keharmonisan Anda dan keluarga. Oleh karena itu merencanakan agenda dan tujuan wisata sebaiknya sudah jauh-jauh hari Anda persiapkan. Hal yang paling utama ialah masalah penginapan yang ingin digunakan untuk sebagai akomodasi saat berada di kota tujuan.


Agar Anda tidak bingung berikut adalah pertimbangan akan memilih hotel atau apartemen untuk menginap selama liburan.

Mengenal Lebih Mendalam Tentang Apartemen dan Hotel

Kebutuhan tempat menginap dalam agenda liburan memang dinilai penting sehingga Anda bisa menentukan liburan dalam rangka bisnis atau liburan panjang rutin bersama keluarga. Apartemen menjadi pilihan terbaik apabila Anda hanya perlu beberapa hari untuk menikmati beragam wisata dan keindahan alam di tempat tujuan. Apartemen memiliki beragam fasilitas dan koleksi barang hampir sama dengan rumah Anda seperti, lemari es, televisi dan lainnya.

Apabila Anda ingin menginap di hotel lebih baik dalam rangka perjalanan bisnis. Kenapa demikian? Hal ini karena fasilitas dan pelayanannya sangat berkelas. Pekerjaan yang menguras tenaga dan pikiran memerlukan tempat yang nyaman dengan beragam kebutuhan sudah disiapkan. Misalnya saja saat jam sarapan pagi akan ada pelayan hotel yang menyiapkan hidangan untuk Anda.

Sebenarnya, masalah pilihan untuk menghemat pengeluaran terlalu banyak Anda bisa memilih apartemen sebagai solusinya. Namun semua itu kembali pada kemampuan finansial dan keinginan Anda untuk mendapatkan fasilitas terbaik bagi keluarga. Berikut beberapa alasan kenapa apartemen lebih disarankan untuk dipilih sebagai tempat menginap liburan Anda. 

Biaya Terjangkau 

Harga apartemen jauh lebih murah jika dibandingkan hotel  per malamnya. Apalagi jika liburan kali ini Anda mengajak serta keluarga besar yang tentu saja akan membutuhkan banyak kamar jika harus menginap di hotel. Namun, tetap perhatikan budget ya! Carilah apartemen yang memberikan harga sewa terjangkau.

Lokasi 

Hotel biasanya berada di wilayah perkotaan maupun tempat-tempat yang memiliki nilai ekonomi yang sangat menguntungkan sehingga agak sulit bagi Anda menemukan makanan terjangkau. Berbeda dengan apartemen, Anda bisa memilih mencari apartemen yang letaknya dekat dengan jalan raya, perumahan maupun restoran. 

Demikianlah ulasan mengenai hal-hal yang bisa dijadikan pertimbangan apakah lebih baik menginap di hotel atau apartemen. Keduanya sama-sama menawarkan kenyamanan, tapi tidak semua hotel dan apartemen mematok harga yang terjangkau. Kecuali jika Anda sudah jauh-jauh hari mencari informasi tentang tarif hotel atau apartemen, jadi masih memungkinkan untuk melakukan riset sederhana sehingga menemukan tempat menginap yang harganya murah meriah.

Share:

2 Orang ini Sukses Berbisnis Dengan Memanfaatkan Barang Bekas

Barang bekas seringkali dinilai sebagai sampah yang tidak memiliki nilai guna. Jika pun bernilai, seringkali orang-orang menghargai barang bekas dengan nilai yang rendah. Padahal barang bekas jika dikelola dengan tepat mampu memberikan banyak manfaat serta menghasilkan banyak keuntungan. Ya, apabila dikelola dengan tekun dan penuh kreatifitas, barang bekas bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan untuk masa depan.


Di Indonesia, ada banyak pemuda yang memanfaatkan peluang bisnis pengelolaan barang bekas ini dan menyulapnya menjadi pundi-pundi rupiah. Bahkan tak sedikit pemuda Indonesia kini menjadi jutawan setelah berhasil mengelola usaha pemanfaatan barang bekas ini.

Mau tahu siapa saja mereka? berikut adalah dua pemuda asal Indonesia yang sukses menjadi jutawan setelah berhasil merubah barang bekas menjadi barang yang bernilai jual tinggi.

1. Nuryanto, asal Borobudur

Nuranto adalah pemuda asal Borobudur yang hobi mengubah barang bekas atau limbah menjadi kerajinan tangan. Dalam kamus hidup laki-laki paruh baya ini, tak pernah ada istilah “mati dalam berkreasi”. Hingga kini, ia sudah menciptakan banyak sekali benda-benda bernilai jual tinggi hasil dari kreativitasnya dalam mengelola limbah. 

Beberapa diantaranya adalah stik es krim bekas, sisa kayu produksi, bahkan beberapa waktu belakangan Ia mampu mengelola limbah abu dari Gunung Merapi menjadi cendera mata. Kini, Nuryanto telah memiliki sebuah galeri seni yang beralamat di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur. 

Galeri seni bernama Lidiah Art ini kini memiliki lebih dari 1000 jenis kerajinan mulai dari gantungan kunci, miniatur candi, gelang dengan bahan fiber, hingga setir mobil. Kini Ia telah memiliki omset ratusan juta dari kreatifitasnya tersebut.

2. Zulfikar, asal Watampone

Pria kelahiran tahun 1990 yang akrab disapa Fikar ini telah berhasil mengelola limbah plastik dan kardus dan merubahnya menjadi berbagai macam kerajinan unik sejak tahun 2013. Bergerak mengubah limbah dengan label Flowerindo Green, Ia mampu menciptakan beragam pohon hias, replika bonsai, hingga lampu hias ramah lingkungan. 

Berkat kelihaiannya dalam mengelola limbah, produk-produk tersebut tercipta menjadi produk yang tidak hanya unik, namun juga memiliki nilai jual tinggi. Dalam kurun waktu 4 bulan saja, modalnya sudah kembali. Bahkan, berkat ketekunannya mengelola bisnis pemanfaatan limbah ini, Ia kini telah menjadi jutawan karena produknya banyak diminati orang dan terjual dengan harga tinggi.

Wah, ternyata jika kita mau berfikir kreatif untuk memanfaatkan barang bekas, ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Gimana? tertarik mencoba?


Share:

Terkini